Tuesday, February 17, 2009

LUCIFER SANG RAJA!!!

Alkitab mengatakan bahwa sebelum Adam dan Hawa diciptakan, telah ada
satu makhluk ciptaan Tuhan yang memberontak terhadap-Nya. Makhluk ini
disebut Setan atau Iblis. Setan bukan sekedar pengaruh yang
menyebabkan segala jenis kejahatan, bukan pula semacam hantu merah
yang bertanduk seperti yang sering muncul dalam gambar-gambar. Setan
adalah makhluk yang benar-benar ada.

A. ASAL USUL SETAN

Pada mulanya Setan diciptakan sebagai malaikat yang bernama
Lucifer. Istilah "malaikat" berarti "utusan." Semua malaikat
diciptakan oleh Tuhan. Kolose 1:16 mengatakan: "Karena di dalam Dia-
lah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada
di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana,
maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu
diciptakan oleh Dia dan untuk Dia." Lucifer diciptakan dengan
keindahan yang sempurna sehingga ia adalah makhluk ciptaan Tuhan
yang paling cantik. Ia dipenuhi hikmat sehingga ia adalah makhluk
ciptaan Tuhan yang terpandai. Dari seluruh malaikat yang ada di
Surga, Lucifer-lah yang paling pintar, cantik dan berkuasa.
Yehezkiel 28:12 mencatat: ".....gambar dari kesempurnaan engkau,
penuh hikmat dan maha indah." Walaupun malaikat adalah makhluk yang
indah dan berkuasa, namun mereka tidak boleh disembah karena
malaikat adalah makhluk ciptaan Tuhan. Hanya Tuhan, Sang Pencipta
saja yang patut disembah.

B. DOSA LUCIFER

Untuk seketika lamanya malaikat yang penuh hikmat dan indah yang
diciptakan Tuhan ini mengasihi dan mentaati Tuhan dengan sepenuh
hatinya. Namun datanglah saat di mana Lucifer telah berdosa melawan
Tuhan. Yehezkiel 28:15 mengatakan : "Engkau tak bercela di dalam
tingkah lakumu sejak hari penciptaanmu sampai terdapat kecurangan
padamu." Dimanakah dosa itu mulai? Dosa itu mulai dari dalam hati
Lucifer sendiri! Yehezkiel 28:17 mengatakan: "Engkau sombong karena
kecantikanmu, hikmatmu kau musnahkan demi semarakmu...". Secara
rinci Yesaya 14:13-14 mencatat dosa kesombongan Lucifer dalam
hatinya yaitu:

"Aku hendak naik ke langit;" "Aku hendak mendirikan takhta
mengatasi bintang-bintang Tuhan;" "Aku hendak duduk di atas bukit
pertemuan;"

"Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan;" "Aku hendak
menyamai Yang Maha Tinggi"

Karena berbagai kelebihan yang dimilikinya itulah ia menjadi
sombong, ingin dipuji dan menjadi Tuhan dan akhirnya memutuskan
untuk melawan
kehendak Tuhan. Dalam Yesaya 14:14-14 kita menemukan lima kali
Lucifer berkata "Aku hendak." Dari sini kita melihat betapa
dahsyatnya bagi makhluk ciptaan Tuhan menaruh keinginan dalam
hatinya untuk melawan kehendak Tuhan.

C. PERUBAHAN YANG TERJADI DALAM HATI LUCIFER

Perubahan besar terjadi dalam hati Lucifer pada saat ia berdosa.
Sebelumnya Lucifer mengasihi dan mentaati Tuhan dan menjadikan
Tuhan sebagai Raja di dalam hatinya. Namun Lucifer telah berubah.
Ia sekarang hanya mengasihi dirinya sendiri. Ia tidak ingin Tuhan
bertakhta dalam hatinya. Sebaliknya, ia meletakkan "Dirinya
Sendiri" menduduki takhta hatinya. Dosa kesombongan yang mulai di
dalam hati Lucifer telah mengantarnya kepada sikap mengasihi diri
sendiri. Sikap mengasihi diri sendiri ini telah mengantarnya kepada
mementingkan keinginan diri sendiri yang akhirnya telah membawanya
kepada pemberontakan terhadap Penciptanya. Lucifer merasa tidak
puas lagi sebagai malaikat yang tertinggi berada di bawah kekuasaan
Tuhan. Ia menginginkan kedudukan yang lebih tinggi, yakni ia ingin
menjadi Tuhan! Namun Tuhan mengetahui apa yang ada dalam hati
Lucifer itu sehingga ia dicampakkan dari kedudukannya yang tinggi
itu. Namanya kemudian diganti dari Lucifer (putra Fajar) menjadi
Setan yang berarti "musuh." Demikianlah awalnya Setan memulai
perlawanannya kepada Tuhan dan menyebarkan segala jenis dosa dan
kejahatan di dunia ini.

D. KERAJAAN SETAN DAN PENGIKUTNYA

Setan adalah malaikat pertama yang memberontak terhadap Tuhan dan
kemudian banyak malaikat lain yang mengikutinya. Malaikat-malaikat
ini disebut "malaikat-malaikat yang telah jatuh". Malaikat-malaikat
yang tetap setia kepada Tuhan disebut "malaikat-malaikat kudus."
Setan bersama malaikat-malaikat yang telah jatuh ini mendirikan
kerajaan untuk menentang Tuhan dan kerajaanNya. Sejak pemberontakan
Setan itu, maka ada dua kerajaan di dunia ini yakni: kerajaan Setan
dan kerajaan Tuhan. Sifat kedua kerajaan ini sangat bertentangan.
Kerajaan Setan adalah kerajaan kegelapan; Kerajaan Tuhan adalah
kerajaan terang. Kerajaan Setan adalah kerajaan dusta, kerajaan
Tuhan adalah kerajaan kebenaran, keadilan dan kasih. Malaikat-
malaikat yang mengikuti Setan dalam pemberontakan terhadap Tuhan
menjadi para suruhannya dalam melaksanakan maksud-maksudnya yang
jahat. Orang-orang yang belum diselamatkan, sadar atau tidak berada
dalam kerajaan Setan ini. Selain itu, pengikut setan lainnya ialah
semua orang yang belum diselamatkan.

E. PEKERJAAN SETAN

1. Merampas Injil
--------------
Matius 13: 19 mengatakan: "Kepada setiap orang yang mendengar
firman tentang Kerajaan Sorga, tetapi tidak mengertinya, datanglah
si jahat dan merampas yang ditaburkan dalam hati orang itu ...."
Dari ayat ini kita bisa menarik kesimpulan bahwa Iblis bekerja
dengan cara mengambil Injil yang sedang ditaburkan kepada
seseorang.

2. Membutakan Pikiran Orang tentang Injil

Iblis tidak pernah berhenti berusaha supaya orang tidak
diselamatkan dan tinggal tetap dalam kerajaan kegelapannya.Mungkin
kita bertanya mengapa walaupun seseorang telah dijelaskan
sedemikian rupa tentang firman Allah, ia masih tetap tidak percaya,
bahkan menolaknya ? Tahukah anda bahwa pekerjaan Iblis adalah
membutakan pikiran manusia sehingga mereka tidak mengerti Injil ?
II Korintus 4:4 menjelaskan hal ini: "........Orang yang tidak
percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini
(Setan), sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang
kemuliaan Tuhan Yesus....."

3. Memutarbalikkan Firman Tuhan
----------------------------
Setan adalah makhluk yang cerdik sekaligus licik. Ketika mencobai
Hawa, ia mengatakan;"Tentulah Allah berfirman:"semua pohon dalam
taman ini boleh kau makan buahnya bukan ?"(Kej 3:1).
Padahal Allah mengatakan kepada Adam:"Semua pohon dalam taman ini
boleh kau makan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan yang
baik dan yang jahat itu, jangan lah kau makan buahnya ...." (Kej
2:16-17). Dari peristiwa ini, kita dapat menarik kesimpulan bahwa
setan adalah sang pemutar balik firman Tuhan."


F. HUKUMAN KEPADA SETAN DAN PENGIKUTNYA

Setan adalah musuh yang perkasa dan licik. Ia memiliki banyak
pengikut. Terkadang ia kelihatan berhasil dalam perlawanannya
menentang umat Tuhan. Mungkin kita bertanya, "Mengapakah Tuhan
tidak langsung membinasakan Setan sedangkan Ia memiliki kuasa untuk
melakukannya? Jawabannya ialah belum kehendak Tuhan untuk
melakukannya sekarang ini. Suatu saat nanti, Tuhan akan bertindak
terhadap Setan. Tuhan telah menetapkannya. Ia akan dilemparkan ke
dalam api neraka untuk dihukum selama-lamanya. Wahyu 20:10
mengatakan:
"Dan Iblis yang menyesatkan mereka, dilemparkan ke dalam lautan api
dan belerang .... dan mereka disiksa siang dan malam sampai
selama-lamanya."

Demikian pula dengan para pengikutnya, yaitu mereka yang memilih
untuk percaya kepada tipu daya Setan dan tetap ingin berada di
dalam kerajaan kegelapannya juga akan dilemparkan ke dalam lautan
api itu. Wahyu 21:8 mengatakan: "Tetapi orang-orang penakut, orang-
orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh,
orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah
berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di
dalam lautan api dan belerang; inilah kematian orang kedua."

Mereka yang akan binasa itu bukan hanya orang-orang yang sangat
jahat melainkan juga mereka yang termasuk "orang-orang yang penakut
dan orang-orang yang tidak percaya."

G. CARA MENGHINDARI TIPU DAYA SETAN

Kita telah melihat bahwa Setan adalah pembohong besar. Kita juga
telah melihat akibat dahsyat yang akan menimpa mereka yang telah
diperdayakan oleh Setan. Bagaimanakah kita dapat terhindar dari
segala tipu daya Setan itu? Kita dapat terhindar dengan mengenal
dan memahami kebenaran-kebenaran yang terdapat di dalam Firman
Tuhan. Tuhan Yesus berkata:

"Dan kamu akan mengetahui kebenaran dan kebenaran itu akan
memerdekakan kamu." (Yohanes 8:32.)

Jangan sekali-kali meletakkan kepercayaan kita kepada perkara-
perkara lain selain dari pada Tuhan Yesus Kristus dan darahNya yang
telah dicurahkan untuk dosa-dosa kita. Rasul Paulus dalam Galatia
1:8 menulis:

".....Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari Surga yang
memberitakan kepada kamu suatu Injil yang berbeda dengan Injil yang
telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia (kutuk dari Tuhan.)"



* Doa *
-------
"Bapa, terima kasih atas FirmanMu. FirmanMu adalah kebenaran.
Tolonglah saya untuk menaruh FirmanMu di dalam hati agar saya
terhindar dari tipu daya Setan."


No comments:

Post a Comment

Post a Comment